High Level Meeting TPID Kabupaten Pasuruan menjelang Natal dan Tahun Baru 2022

Menjelang hari besar keagamaan dan libur nasional perlu diwaspadai adanya kenaikan harga komoditas seperti komoditas daging-dagingan dan bumbu-bumbuan. Berdasarkan data yang diperoleh dari siskaperbapo sampai dengan tanggal 14 desember beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan harga yaitu pada komoditas sebagai berikut cabe rawit naik sebesar 196,95 %, cabe biasa naik 42,42 %, tomat naik 41,07 % dan cabe keriting naik 33,01 %. Sedangkan beberapa komoditas mengalami penurunan, diantaranya  telur ayam ras turun 4,53% dan buncis turun sebesar  4,73 %. Hal tersebut yang menjadi salah satu dasar dilaksanakannya High level Meeting TPID Kabupaten Pasuruan  dalam rangka koordinasi pengendalian inflasi daerah menjelang HBKN Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dilaksanakan tanggal 15 Desember 2021 di Gedung Segoropuro Pendopo. Turut hadir Wakil Bupati Pasuruan KH. A Mujib Imron, SH, MH dan undangan dari semua OPD selaku Tim Pengendali Inflasi Daerah, Perum Bulog serta perwakilan UMKM di Kabupaten Pasuruan. Adapun narasumber dari BPS Kabupaten Pasuruan dan Kepala Bank Indonesia KPw Malang.

Sehubungan dengan hal tersebut dalam rangka menjaga laju inflasi selama periode libur natal dan tahun baru beberapa hal perlu dilakukan antara lain :

  1. Mengintensifkan pemantauan pergerakan harga kebutuhan pokok secara harian;
  2. Memastikan ketersediaan stok dan pasokan bahan kebutuhan pokok, baik stok yang ada digudang, pasar tradisional dan ritel modern;
  3. Tpid perlu bersinergi dalam upaya pemenuhan ketersediaan pasokan serta perlu diupayan adanya kerjasama antar daerah;
  4. Memastikan jalur distribusi atau logistik tidak terganggu di tengah pengetatan mobilitas masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran kasus Covid-19;
  5. Melakukan pemanfaatan platform perdagangan online sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan maupun pemasaran barang kebutuhan pokok terutama untuk menjaga penerapan protokol kesehatan yang lebih intensif;
  6. Mengintensifkan dan memperluas fokus pelaksanaan pasar murah atau operasi pasar maupun pelaksanaan monitoring ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga terutama untuk kebutuhan yang saat ini mengalami tren kenaikan seperti minyak goreng, telur, daging ayam ras dan cabai merah;
  7. Melakukan moral suasion dalam rangka membentuk ekspektasi masyarakat atas harga bahan pangan pokok.

 

Berita Terkait

Alhamdulillah, Pemkab Pasuruan Kembali Raih WTP Ke-9

Penghargaan diserahterimakan dari Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Timur, Joko Agus Setyono sore ini, Jumat (13/5/2022) kepada Bupati Irsyad Yusuf di Auditorium Kantor BPK Perwakilan JawaRead More

Sosialisasi PMK Nomor 215/PMK.07/2021

Sosialisasi PMK Nomor 215/PMK.07/2021 dilaksanakan pada 13 Januari 2022 yang dihadiri oleh 15 OPD terkait diantaranya Inspektorat, BKD, Bappeda, Bakesbangpol, Dinas Kominfo, Dinkop UKM, Disperindag,Read More

Monitoring Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Bangil dan Pasar Pandaan Menjelang HBKN Natal dan Tahun Baru

Dalam rangka kegiatan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Pasuruan khususnya saat HBKN Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan yg terdiri dari beberapaRead More

No Comments

Tuliskan Komentar